Komuniti gempakZ
  • Portal
  • Search
  • Member List
  • Calendar
  • Help
Hello There, Guest! Login Register
Login
Username:
Password: Lost Password?
 
Komuniti gempakZ › GEMPAKZ CORNER › SERIUS GEMPAKZ › IsLaM v
« Previous 1 ... 5 6 7 8 9 ... 12 Next »

Dosa yang lebih besar dari berzina

NAK IKLANKAN SESUATU atau LAPOR masalah forum? Emailkan di komunitigempakzhq@gmail.com

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Thread Modes
Dosa yang lebih besar dari berzina
Mr.Pingu Offline
Administrator
*******
Posts: 6,498
Threads: 2,797
Joined: Aug 2010
Reputation: 4
#1
03-16-2012, 09:29 AM
Pada suatu senja yang lengang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-hayung. Pakaianya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam dukacita yang mencekam.

Kerudungnya menutup hampir seluruh wajahnya tanpa hias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang telah meroyak hidupnya.

Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu perlahan-lahan sambil memberi salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam,

"Silakan masuk"

Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata,

"Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya."

"Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa a.s. terkejut.

"Saya takut mengatakannya."jawab wanita cantik..

"Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa.

Maka perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya... telah berzina".

Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.

Perempuan itu meneruskan,

"Dari perzinaan itu saya pun... hamil. Setelah anak itu lahir,langsung saya... cekik lehernya sampai... mati," ucap wanita itu seraya menangis sejadi-jadinya.

Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia mengherdik,
"Perempuan bejad, pergi kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku kerana perbuatanmu. Pergi!"... teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata kerana jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari dalam rumah Nabi Musa..

Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu.. Bahkan ia tak tahu mahu dibawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya.

Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya,

"Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?"

Nabi Musa terperanjat.

"Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?"

Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.

"Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?"

"! Ada!" jawab Jibril dengan tegas.

"Dosa apakah itu?" tanya Nabi Musa.

"Orang yang meninggalkan solat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina".

Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Bererti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya.

Sedang orang yang bertaubat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh bererti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahwa Allah itu ada, di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mahu menerima kedatangannya.

Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadis Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban solat dengan istiqomah.
ARTIKEL LAIN YANG MUNGKIN ANDA SUKA Pilihan berkaitan dan artikel menarik lain dari GempakZ
Pendirian Liqa' Asatizah berkenaan pembedahan batin
Pendirian Liqa' Asatizah berkenaan pembedahan batin
09-11-2011 1,596 Views 0 Replies
Petua Rasullah saw buat pengidap penyakit kronik
Petua Rasullah saw buat pengidap penyakit kronik
10-17-2011 1,589 Views 0 Replies
Syaitan vs Malaikat: Apa pilihanmu wahai manusia?
Syaitan vs Malaikat: Apa pilihanmu wahai manusia?
10-25-2010 1,726 Views 0 Replies
Maksud Sebenar I’m An Open Relationship di Facebook
Maksud Sebenar I’m An Open Relationship di Facebook
12-13-2010 2,269 Views 1 Replies
salam perkenalan
salam perkenalan
10-25-2012 3,045 Views 1 Replies
Mari mendaftar ahli di Komuniti gempakZ~   Shy

** PENGUMUMAN PENTING: "NEW POST REPLY" BERMASALAH >>KLIK<<
** SUBSCRIBE Youtube Komuniti gempakZ >>KLIK<<
Website Find
Reply


KoMuNiTi gempakZ on Facebook

Website Hit Counter

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)
  • Contact Us
  • Komuniti gempakZ
  • Return to Top
  • Mobile Version
  • RSS Syndication
Current time: 08-30-2026, 07:30 AM Powered By MyBB 1.8.5, © 2002-2026 MyBB Group.
Linear Mode
Threaded Mode
View a Printable Version
Subscribe to this thread
Add Poll to this thread
Send thread to a friend