Komuniti gempakZ
  • Portal
  • Search
  • Member List
  • Calendar
  • Help
Hello There, Guest! Login Register
Login
Username:
Password: Lost Password?
 
Komuniti gempakZ › GEMPAKZ CORNER › GEMPAKZ EDUCATION › MaTeMaTiK
Kalkulus - Cabang Matematik yang penting

NAK IKLANKAN SESUATU atau LAPOR masalah forum? Emailkan di komunitigempakzhq@gmail.com

KONGSI ARTIKEL INI
Facebook WhatsApp Telegram X Email
? Link artikel telah disalin
Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Thread Modes
Kalkulus - Cabang Matematik yang penting
Mr.Pingu Offline
Administrator
*******
Posts: 6,498
Threads: 2,797
Joined: Aug 2010
Reputation: 4
#1
08-06-2010, 02:41 PM
Kalkulus (Bahasa Latin: calculus, artinya "batu kecil", untuk menghitung) adalah cabang ilmu matematika yang mencakup limit, turunan, integral, dan deret takterhingga. Kalkulus adalah ilmu mengenai perubahan, sebagaimana geometri adalah ilmu mengenai bentuk dan aljabar adalah ilmu mengenai pengerjaan untuk memecahkan persamaan serta aplikasinya. Kalkulus memiliki aplikasi yang luas dalam bidang-bidang sains, ekonomi, dan teknik; serta dapat memecahkan berbagai masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan aljabar elementer.

Kalkulus memiliki dua cabang utama, kalkulus diferensial dan kalkulus integral yang saling berhubungan melalui teorema dasar kalkulus. Pelajaran kalkulus adalah pintu gerbang menuju pelajaran matematika lainnya yang lebih tinggi, yang khusus mempelajari fungsi dan limit, yang secara umum dinamakan analisis matematika.

Sejarah

Sir Isaac Newton adalah salah seorang penemu dan kontributor kalkulus yang terkenal.

Sejarah perkembangan kalkulus bisa ditilik pada beberapa periode zaman, yaitu zaman kuno, zaman pertengahan, dan zaman modern. Pada periode zaman kuno, beberapa pemikiran tentang kalkulus integral telah muncul, tetapi tidak dikembangkan dengan baik dan sistematis. Perhitungan volume dan luas yang merupakan fungsi utama dari kalkulus integral bisa ditelusuri kembali pada Papirus Moskwa Mesir (c. 1800 SM) di mana orang Mesir menghitung volume piramida terpancung[1]. Archimedes mengembangkan pemikiran ini lebih jauh dan menciptakan heuristik yang menyerupai kalkulus integral.[2]

Pada zaman pertengahan, matematikawan India, Aryabhata, menggunakan konsep kecil takterhingga pada tahun 499 dan mengekspresikan masalah astronomi dalam bentuk persamaan diferensial dasar.[3] Persamaan ini kemudian mengantar Bhāskara II pada abad ke-12 untuk mengembangkan bentuk awal turunan yang mewakili perubahan yang sangat kecil takterhingga dan menjelaskan bentuk awal dari "Teorema Rolle".[4] Sekitar tahun 1000, matematikawan Irak Ibn al-Haytham (Alhazen) menjadi orang pertama yang menurunkan rumus perhitungan hasil jumlah pangkat empat, dan dengan menggunakan induksi matematika, dia mengembangkan suatu metode untuk menurunkan rumus umum dari hasil pangkat integral yang sangat penting terhadap perkembangan kalkulus integral.[5] Pada abad ke-12, seorang Persia Sharaf al-Din al-Tusi menemukan turunan dari fungsi kubik, sebuah hasil yang penting dalam kalkulus diferensial. [6] Pada abad ke-14, Madhava, bersama dengan matematikawan-astronom dari mazhab astronomi dan matematika Kerala, menjelaskan kasus khusus dari deret Taylor[7], yang dituliskan dalam teks Yuktibhasa.[8][9][10]

Pada zaman modern, penemuan independen terjadi pada awal abad ke-17 di Jepang oleh matematikawan seperti Seki Kowa. Di Eropa, beberapa matematikawan seperti John Wallis dan Isaac Barrow memberikan terobosan dalam kalkulus. James Gregory membuktikan sebuah kasus khusus dari teorema dasar kalkulus pada tahun 1668.

Leibniz dan Newton mendorong pemikiran-pemikiran ini bersama sebagai sebuah kesatuan dan kedua orang ilmuwan tersebut dianggap sebagai penemu kalkulus secara terpisah dalam waktu yang hampir bersamaan. Newton mengaplikasikan kalkulus secara umum ke bidang fisika sementara Leibniz mengembangkan notasi-notasi kalkulus yang banyak digunakan sekarang.

Ketika Newton dan Leibniz mempublikasikan hasil mereka untuk pertama kali, timbul kontroversi di antara matematikawan tentang mana yang lebih pantas untuk menerima penghargaan terhadap kerja mereka. Newton menurunkan hasil kerjanya terlebih dahulu, tetapi Leibniz yang pertama kali mempublikasikannya. Newton menuduh Leibniz mencuri pemikirannya dari catatan-catatan yang tidak dipublikasikan, yang sering dipinjamkan Newton kepada beberapa anggota dari Royal Society.

Pemeriksaan secara terperinci menunjukkan bahwa keduanya bekerja secara terpisah, dengan Leibniz memulai dari integral dan Newton dari turunan. Sekarang, baik Newton dan Leibniz diberikan penghargaan dalam mengembangkan kalkulus secara terpisah. Adalah Leibniz yang memberikan nama kepada ilmu cabang matematika ini sebagai kalkulus, sedangkan Newton menamakannya "The science of fluxions".

Sejak itu, banyak matematikawan yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan lebih lanjut dari kalkulus.

Kalkulus menjadi topik yang sangat umum di SMA dan universitas zaman modern. Matematikawan seluruh dunia terus memberikan kontribusi terhadap perkembangan kalkulus.[11]
ARTIKEL LAIN YANG MUNGKIN ANDA SUKA Pilihan berkaitan dan artikel menarik lain dari GempakZ
Susah ke soalan matematik tambahan SPM 2019?
Susah ke soalan matematik tambahan SPM 2019?
12-04-2019 1,331 Views 1 Replies
Gadis pintar matematik jadi pelacur
Gadis pintar matematik jadi pelacur
08-08-2010 3,029 Views 1 Replies
Kepentingan Menguasai Bahasa Kebangsaan
Kepentingan Menguasai Bahasa Kebangsaan
09-15-2020 1,066 Views 0 Replies
Mengelakkan OFF Topik
Mengelakkan OFF Topik
04-10-2011 10,917 Views 17 Replies
Maksud Sebenar I’m An Open Relationship di Facebook
Maksud Sebenar I’m An Open Relationship di Facebook
12-13-2010 2,250 Views 1 Replies
Mari mendaftar ahli di Komuniti gempakZ~   Shy

** PENGUMUMAN PENTING: "NEW POST REPLY" BERMASALAH >>KLIK<<
** SUBSCRIBE Youtube Komuniti gempakZ >>KLIK<<
Website Find
Reply
Mr.Pingu Offline
Administrator
*******
Posts: 6,498
Threads: 2,797
Joined: Aug 2010
Reputation: 4
#2
08-06-2010, 02:43 PM
Pengaruh penting

Gottfried Wilhelm Leibniz pada awalnya dituduh menjiplak dari hasil kerja Sir Isaac Newton yang tidak dipublikasikan, namun sekarang dianggap sebagai kontributor kalkulus yang hasil kerjanya dilakukan secara terpisah.

Walau beberapa konsep kalkulus telah dikembangkan terlebih dahulu di Mesir, Yunani, Tiongkok, India, Iraq, Persia, dan Jepang, penggunaaan kalkulus modern dimulai di Eropa pada abad ke-17 sewaktu Isaac Newton dan Gottfried Wilhelm Leibniz mengembangkan prinsip dasar kalkulus. Hasil kerja mereka kemudian memberikan pengaruh yang kuat terhadap perkembangan fisika.

Aplikasi kalkulus diferensial meliputi perhitungan kecepatan dan percepatan, kemiringan suatu kurva, dan optimalisasi. Aplikasi dari kalkulus integral meliputi perhitungan luas, volume, panjang busur, pusat massa, kerja, dan tekanan. Aplikasi lebih jauh meliputi deret pangkat dan deret Fourier.

Kalkulus juga digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih rinci mengenai ruang, waktu, dan gerak. Selama berabad-abad, para matematikawan dan filsuf berusaha memecahkan paradoks yang meliputi pembagian bilangan dengan nol ataupun jumlah dari deret takterhingga. Seorang filsuf Yunani kuno memberikan beberapa contoh terkenal seperti paradoks Zeno. Kalkulus memberikan solusi, terutama di bidang limit dan deret takterhingga, yang kemudian berhasil memecahkan paradoks tersebut.


sumber:

1. ^ Helmer Aslaksen. Why Calculus? National University of Singapore. See
2. ^ Archimedes, Method, in The Works of Archimedes ISBN 978-0-521-66160-7
3. ^ Aryabhata the Elder
4. ^ Ian G. Pearce. Bhaskaracharya II.
5. ^ Victor J. Katz (1995). "Ideas of Calculus in Islam and India", Mathematics Magazine 68 (3), pp. 163-174.
6. ^ J. L. Berggren (1990). "Innovation and Tradition in Sharaf al-Din al-Tusi's Muadalat", Journal of the American Oriental Society 110 (2), pp. 304-309.
7. ^ Madhava. Biography of Madhava. School of Mathematics and Statistics University of St Andrews, Scotland. Diakses pada 13 September 2006
8. ^ An overview of Indian mathematics. Indian Maths. School of Mathematics and Statistics University of St Andrews, Scotland. Diakses pada 7 Juli 2006
9. ^ Science and technology in free India. Government of Kerala — Kerala Call, September 2004.
Prof.C.G.Ramachandran Nair. Diakses pada 9 Juli 2006
10. ^ Charles Whish (1835). Transactions of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland.
11. ^ UNESCO-World Data on Education isapi.dll?
Mari mendaftar ahli di Komuniti gempakZ~   Shy

** PENGUMUMAN PENTING: "NEW POST REPLY" BERMASALAH >>KLIK<<
** SUBSCRIBE Youtube Komuniti gempakZ >>KLIK<<
Website Find
Reply


KoMuNiTi gempakZ on Facebook

Website Hit Counter

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)
  • Contact Us
  • Komuniti gempakZ
  • Return to Top
  • Mobile Version
  • RSS Syndication
Current time: 08-27-2026, 09:03 PM Powered By MyBB 1.8.5, © 2002-2026 MyBB Group.
Linear Mode
Threaded Mode
View a Printable Version
Subscribe to this thread
Add Poll to this thread
Send thread to a friend